Telp : +62370633077

MANPK MAN 2 Mataram gelar SNPDB TP 2024/2025 serentak secara Nasional, langsung disambangi Kasubdit KSKK Kemenag RI

Mataram- Alhamdulillah, kembali MANPK MAN 2 Mataram menyelenggarakan Seleksi Nasional Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2024/2025 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Untuk diketahui bahwa SNPDB MANPK MAN 2 Mataram Tahun Pelajaran 2024/2025 dilakukan melalui 2 jalur, yakni jalur prestasi dan jalur tes.

Adapun jalur prestasi sudah dilaksanakan pada 21-22 Februari 2024 dan telah diumumkan pada 24 Februari 2024 lalu. Dari 26 kandidat jalur prestasi, hanya 7 peserta yang memenuhi syarat.

Beberapa aspek yang menjadi persyaratan dalam jalur prestasi adalah Hafal AlQuran minimal 15 juz mutqin, bisa kitab kuning, bisa berkomunikasi bahasa Arab dan Inggris serta aspek motivasi.

Selanjutnya,  seleksi jalur tes MANPK MAN 2 Mataram dilaksanakan sejak 2-3 Maret 2024, yakni tees CBT dan tes wawancara. Prosentase kelulusan adalah tes CBT sebanyak 60% dan wawancara sebanyak 40%.

Aspek-aspek yang diuji pada saat wawancara sama dengan jalur prestasi, sedangkan tes CBT aspek-aspek yang diuji adalah tes psikotes, scholastik, pengetahuan umum dan mata pelajaran.

Peserta yang dinyatakan lulus menjadi santri di MANPK MAN 2 Mataram wajib tinggal di asrama. Santri MANPK belajar dilakukan dua kali yakni di pagi hari dan sore menjelang malam sampai jam 22.00.

Adapun peserta yamg mengikuti CBT dan Wawancara terdiri atas 190 orang yang semula berjumlah 236 orang peserta yang lulus verifikasi berkas. 

Sisanya tidak melanjutkan daftar ulang. Untuk pengumuman hasil akan diupload di website MAN 2 Mataram pada tanggal 20 Maret 2024.

Terkait dengan pelaksanaan CBT dan Tes Wawancara hari pertama, kegiatan SNPDB MANPK MAN 2 Mataram dikunjungi oleh Bapak Kasubdit KSKK Dirjen GTK Madrasah, Dr. H. Imam Bukhari Muslim, M.Pd.

Kunjungan Kasubdit KSKK Dirjen GTK Madrasah didampingi oleh Kabid Penmad Drs. H. Muhammad Amin, M.M.Pd., dan Kasi Kurev Kanwil Kemenag NTB, Drs. H. Jalaluddin, M.Ed.

Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Bapak Kasubdit menyambangi lokasi pelaksanaan tes CBT di laboratorium komputer lantai 2 gedung PSBB.

Kasubdit juga mengunjungi aula Pembelajaran Terpadu lantai 2 sebagai lokasi pelaksanaan tes wawancara.


    Foto :  KASUBDIT KSKK DAN PANITIA SNPDB MAN PK MAN 2 Mataram (Humas MAN 2 Mataram )  


Kemudian Pak Kasubdit berkesempatan berkeliling menyapa guru, pegawai, dan siswa. Pak Kasubdit berpesan kepada segenap warga madrasah agar senantiasa bekerja secara profesional.

Menjadi guru maupun pegawai yang profesional akan berdampak pada kualitas lembaga pendidikan yang dikelolanya.

Sebagai informasi, MANPK MAN 2 Mataram merupakan salah satu program unggulan madrasah di Indonesia. 

Sebanyak 10 MANPK di Indonesia termasuk yang ada di MAN 2 Mataram. 

Sebagai program unggulan pola pendidikan yang diterapkan dengan sistem asrama (boarding school) di Madrasah Negeri dengan penguatan pada ilmu-ilmu agama dan keindonesiaan. 

Program unggulan nasional ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan keislaman, keindonesiaan dan kemodernan yang baik. 

MANPK memang pondok pesantren modern bentukan pemerintah. Outputnya diharapkan menjadi ulama’ dan umara’. 

Di Indonesia, alumni MANPK melakoni peran-peran penting nan strategis. Sebagian besar alumninya hingga saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Banyak di antara mereka sudah menjadi Ulama’ (Kiyai dan Tuan guru), Pejabat Pemerintah di beberapa Kementerian, Pengusaha, Duta Besar, Anggota Legislatif, Hakim, Jaksa, Guru Besar, Rektor, Dosen, Jurnalis dan jabatan mentereng lainnya.

Saat ini sejumlah 42 orang santri MANPK tengah belajar di Universitas Al-Azhar Kairo dengan berbagai jurusan ditambah dengan beberapa alumni dari kelas reguler.

Sedangkan di Sakarya University-Turki jumlah alumni MAN 2 Mataram yang terdetek pada tracer study tiga tahun terakhir ada 8 orang

Jumlah alumni yang belajar di Darul Musthafa-Hadramaut Yaman juga empat orang, ada juga di Polandia, Australia, Malaysia, AS, Taiwan, Singapura dan Eropa. 

Jumlah alumni yang melanjutkan studi ke berbagai negara dan benua ini diharapkan terus bertambah setiap tahunnya. 

Ini juga untuk menaikkan branding anak madrasah di tingkat global. Segingga jargon MAN 2 Mataram yang Mandiri, Menginspirasi, Mendunia bisa benar-benar terwujud.***




penulis : Siti Rahmi

share:

Tinggalkan Komentar Anda