Telp : +62370633077

MAN 2 MATARAM BERSUKA CITA SAMBUT GURU TAMU DARI MESIR-KAIRO

Gambar. Suasana penerimaan Guru Tamu (Pengajar asing) dari Universitas Al-Azhar  As-Syarif Mesir oleh  MAN 2 Mataram bersama 35 Lembaga pendidikan di Indonesia di Kementerian Agama Republik Indonesia (8/2) di Jakarta

Mataram- MAN 2 Mataram hari ini bersuka cita. Pasalnya perhari ini (9/2) Syeikh Alaa Kamal Ahmed Osman guru tamu dari Mesir-Kairo akan datang ke MAN 2 Mataram. Syeikh Alaa merupakan salah satu Guru Tamu dari puluhan orang yang akan mengajar di Indonesia dalam bidang Studi Keislaman dan Bahasa Arab berdasarkan Surat dari Kementerian Agama Republik Indonesia dengan Nomor B-33/S/KTLN/LN.02.03/01/2022.

Sehubungan dengan surat Kepala Biro Hukum dan KLN, Kementerian Agama Nomor 241.12/B.V/4/BA.05/12/2021 tanggal 27 Desember 2021 tentang permohonan Penugasan Pengajar Asing, bahwa pemerintah menyetujui penugasan ke-36 tenaga pengajar yang berkewarganegaraan Republik Arab Mesir dari Universitas Al-Azhar As Syarif. Semuanya atas biaya dari Pemerintah Arab Mesir berdasarkan Momarandum saling pengertian antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Al-Azhar Mesir. Kerjasama tersebut dalam bidang Studi Keislaman dan Bahasa Arab, dengan tugas sebagai tenaga pengajar Bahasa Arab selama satu tahun. Tugas mereka akan dimulai terhitung sejak tanggal 1 Februari 2022 sampai dengan tanggal 31 Januari 2023.

Ke-36 Pengajar Asing (Guru Tamu) tersebut akan didistribusikan ke 36 lembaga pendidikan, yakni 8 UIN dan 1 IAIN, 2 Universitas Muhammadiyah di Yogyakarta dan Surakarta, 7 Madrasah Aliyah Negeri  1 Madrasah Aliyah Swasta dan sisanya adalah Pondok Pesantren di Pulau Jawa, Sulawesi, dan Sumatera.

Adapun ke-36 Lembaga Pendidikan yang mendapatkan guru tamu adalah: UIN Walisongo Semarang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN SGD Bandung, IAIN Padangsidampuan Sumut, UIN Jember Jatim, UIN Tulungagung Jatim, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jatim, Univ. Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, MAN 2 Mataram, MAN 1 Yogyakarta, MAN 1 Jember, MAN 3 Makassar Sulsel, MAN 4 Jombang Jatim, MAN 2 Padang Panjang Sumbar, dan MAN 1 Ciamis Jabar.

Sedangkan Pondok Pesantren yan memperoleh Guru Tamu adalah: Ponpes Mambaus Sholihin, Ponpes Attaqwa Bekasi, Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Situbondo Jatim, Ponpes Sidogiri Pasuruan Jatim, Ponpes Radlatul Ulum Pati Jateng, Ponpes Langitan Tuban Jatim, Ponpes Miftahul Huda 4 Malang Jatim, Ponpes As’adiyah Sekang Wajo Sulsel, Ponpes al Ikhsan Kab. Bandung Jabar, Ponpes DDi Mangkoso Baru Sulsel, Ponpes Dayah Terpadu Almuslimun Lhoksukon Aceh Utara Aceh, Ponpes Al Imdad Bantul Yogyakarta, Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi Sumbar, Ma’had Azhary Jakarta, Ma’had Aly Attaujieh Banyumas Jateng, MA Amanatul Ummah Surabaya Jatim dan Ma’had Aly Walindo Pekalongan Jateng.

Tentu saja kedatangan Guru Tamu ini disambut dengan sangat antusias oleh warga madrasah di MAN 2 Mataram. Kepala Madrasah Drs. H. Lalu Syauki MS, M.Pd., didampingi salah satu guru Bahasa Arab MAN 2 Mataram Hafiz M.Pd.I beserta salah seorang perwakilan dari Komite Madrasah Bapak Dr. H. Subhan Abdullah Acim, MA, yang merupakan dosen di UIN Mataram lulusan Mesir Kairo. Ketiganya bertolak ke Jakarta untuk menyambut sekaligus menerima penyerahan Guru Tamu dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Hari ini (9/2) bersama dengan Syeikh Alaa Kamal Ahmed Osman ketiganya akan kembali ke madrasah.

Bapak Kepala Madrasah Drs. H. lalu Syauki MS, M.Pd., mengaku sangat senang dengan adanya Guru Tamu tersebut, dan berharap bahwa dengan adanya guru tamu ini semua program-program unggulan yang ada di MANPK MAN 2 Mataram bisa dimaksimalkan. Ditanya tentang faktor yang menyebabkan MAN 2 Mataram mendapat Guru Tamu tersebut, bapak Kepala mengungkap jika dari tahun ke tahun MAN 2 Mataram khususnya MANPK tetap mengirimkan alumninya ke Universitas Al-Azhar. Sampai saat ini sudah ada 26 alumni MAN 2 Mataram yang tengah belajar di Universitas Al-Azha Kairo. Mungkin ini salah satu penyebab lembaga kami diberikan pengajar langsung dari sana. Pemerintah juga melihat keseriusan kami dalam mendidik santri-santri MANPK untuk berkuliah di Timur Tengah utamanya di Mesir, ungkapnya.

Kedepannya, diharapkan akan lebih banyak lagi santri maupun siswa MAN 2 Mataram yang menimba ilmu di Luar Negeri. Lebih jauh pak Syauki mengurai jika dua tahun terakhir MAN 2 Mataram fokus mengirim siswa-siswanya untuk kuliah ke berbagai negara. Sebut saja Mesir, Turki, Yaman, Jerman, Inggris, Polandia, Malaysia, Australia dan Taiwan. 

Alhamdulilah begitu banyak nikmat yang Allah swt Tuhan Yang Maha Esa berikan kepada kami. Ini merupakan capaian yang luar biasa, karena tidak semua madrasah mendapatkannya. Tentu kesyukuran demi kesyukuran kami wujudkan dengan bersungguh-sungguh dalam membina dan membimbing anak-anak kami di sini. Kami berharap kedatangan Guru Tamu ini akan menambah ghirah bagi santri dan guru untuk terus meningkatkan kompetensinya. Mudah-mudahan tahun ini semua santri yang berkeinginan melanjutkan studi ke Luar Negeri khususnya Mesir lulus semua, tuturnya.

Lebih lanjut, pak Syauki mengurai bahwa sebagai bentuk keseriusan kami, untuk diketahui, saat ini ada sejumlah 22 santri MANPK kelas 12 yang tengah menjalani pembinaan di Ponpes Mumtaza Bojonegoro Jawa Tengah. Mereka diantarkan oleh Waka Keagamaan sekaligus sebagai Pembina MANPK ust. Muhrim, M.Pd.I sekitar 3 minggu yang lalu. Tujuan mereka dibina yakni untuk persiapan mereka melanjutkan kuliah di Timur Tengah. Pembinaan difokuskan pada Bahasa Arab, Bahasa Inggris, TOMER (Turki), Kitab Kuning dan try out tentang prediksi soal-soal yang akan keluar pada ujian tulis setiap perguruan tinggi yang akan dituju.

Sebelumnya, Pemberian Guru Tamu dari Mesir ini juga pernah diterima oleh MAN 2 Mataram beberapa tahun silam. MAN 2 Mataram juga pernah menerima Learning Assistant Program AMINEF, RELO tahun 2016 silam. Program ini merupakan program kerjasama Indonesia-Amerika dengan mengirimkan salah satu tenaga pengajarnya ke MAN 2 Mataram selama 9 bulan. Native speaker lainnya yakni dari Sister School Australia. Program dari Sister School ini merupakan program pertukaran pengajar dari MAN 2 Mataram ke Australia dan dari Australia ke MAN 2 Mataram.

Berbahagialah para santri dan siswa MAN 2 Mataram yang akan masuk TP. 2022/2023 ini dapat bertemu dan diajar oleh Syeikh Alaa Kamal Ahmed Osman. Mudah-mudahan dengan kedatangan Native Speaker ini mendatangkan nuansa baru bagi iklim pembelajaran di MAN 2 Mataram. Sehingga jargon MAN 2 Mataram Mendunia yang Mandiri Menginspirasi dapat terwujud dengan pasti. Amin yra!!

Penulis: Siti Rahmi (Humas M2M)


INFO TENTANG MAN 2 MATARAM JUGA BISA DILIHAT DI:

IG:Humas MAN 2 Mataram

FB:Humas MAN 2 Mataram

YT:Humas MAN 2 Mataram

Website: www.man2mataram.net

Email: humasman2mataram@gmail.com

share:

Tinggalkan Komentar Anda