Telp : +62370633077

LAGI, SISWA MAN 2 MATARAM DULANG 33 MEDALI TINGKAT NASIONAL

Gambar. Tim KSM/Olimpiade MAN 2 Mataram yang selalu mendulang prestasi nasional dan Internasional

Mataram- Dewi fortuna saat ini tengah berpihak kepada warga madrasah di MAN 2 Mataram. Begitu banyak rahmat yang dilimpahkan, maka sepatutnya warga madrasah bersyukur. Keberuntungan itu berbentuk dipersembahkannya 33 Medali tingkat Nasional kembali dipersembahkan oleh siswa-siswa hebat bermartabat. Kali ini medali diperoleh dari enam even.

Keenam even itu adalah (1) Studcor Science Olympiad meraih 24 medali. 14 medali emas dan 10 medali perak. (2) OPSILON menyumbang dua medali perunggu. (3) Lomba Esai Tingkat Nasional yang diselnggarakan oleh Rukun Keluarga Bima Pulau Lombok hasilnya dua medali dipersembahkan, yakni medali perak dan perunggu. (4) Lomba Essay Alfest meraih juara harapan satu. (5) Ajang Jenius Science Competition menyumbang tiga medali yakni: dua medali perak dan satu perunggu. (6) Space Up 4.0 Competition Universitas Pertamina mempersembahkan medali emas.

Minggu lalu, ada 35 medali Nasional dan Internasional dipersembahkan oleh siswa-siswa lainnya. Meski medali masih didominasi oleh Tim KSM/Olimpiade MAN 2 Mataram, Kepala Madrasah Drs. H. Lalu Syauki MS, M.Pd tetap megapresiasi dan terus mendorong dan memotivasi semua ekskul untuk aktif mengikuti berbagai lomba yang diadakan oleh ragam lembaga terpercaya tanah air. Madrasah akan mendukung apapun jenis lomba, selama itu menyangkut prestasi. Bentuk keseriusan madrasah, siswa difasilitasi dengan semua yang mereka butuhkan untuk lomba, bahkan seringkali madrasah memberikan beasiswa langsung kepada siswa yang berprestasi, tuturnya.

Pada ajang Studcor Science Olympiad capaian diperoleh pada tujuh cabang yakni: Fisika, Kebumian, Geografi, Astronomi, Kimia, Biologi, Matematika. Semua didominasi oleh siswa kelas X dan XI. Masing-masing cabang menyumbang tiga medali. Fisika menyumbang satu emas dan dua perak, Kebumian menyumbang dua emas dan satu perak, Geografi menyumbang tiga medali emas. Bidang Astronomi menyumbang dua emas dan satu perak. Cabang Biologi menyumbang dua emas dan satu perak. Kimia menyumbang satu emas dan satu perak. Untuk cabang olimpiade Matematika, perolehan medali sejumlah satu emas dan dua perak, dan cabang Ekonomi menyumbang dua emas dan satu perak.

Siswa-siswa yang mendapatkan medali ini adalah: (1) Olimpiade Fisika diraih oleh Zhorif Haidar Darussalam (Emas), Alfiana Nur Ratri Fitria (perak) dan Ahmad Amartia Nurfiqri (Perak). (2) olimpiade Kebumian diraih oleh Nadhiva Puja MB (Emas), Azzy Zainun (Emas) dan Cindy Natasya AP (perak). (3) Olimpiade Geografi dipersembahkan oleh Baiq Nuramina Fitriani (Emas), Rahma Ardiani (Emas) dan LM. Khulaefi Firdaus (Emas). (4) Cabang Astronomi diraih oleh: Putri Kurnia Chairunnisa (Emas), Azizah Tasyarani Khairunnisa’ (Gold) dan Kawaita (perak).

(5) Olimpiade Biologi diraih oleh: Beauty Azzahra Wenona Sudarman (Emas), Nayla Alfina Syahria (Emas) dan Aziza Qudwatina (perak). (6) Olimpiade Kimia diraih oleh: Naesya Ivana Zulfa (emas), Seloka Mayang Ratu Bhuana (perak) dan Tazkia Adlina (perak). (7) Pada cabang Matematika diraih oleh: M. Dhiya Ulhaq (emas), Enggar Tri Putra Raharja (perak) dan Rizki Nurhidayat (perak). (8) Olimpiade Ekonomi diraih oleh Ananda: Irna Salsabila (emas), Viola Rahmi Sabrina (emas) dan Hafizah Yustai Ayu (perak).

Juara 1 Desain Poster Tingkat Nasional Universitas Pertamina

Ajang lainnya yang menyumbang medali yakni OPSILON diraih oleh dua orang siswa dari cabang mata pelajaran Astronomi atas nama Azizah Tasyarani meraih medali perunggu dan Firasya Fauzia juga memperoleh medali perunggu pada cabang PPKN. Ajang Jenius Science Competition dipersembahkan oleh siswa atas nama L. Fathan Mauliansyah dan Lalu Rifqi Ramadhan pada bidang Olimpiade Bahasa Inggris. Kedua siswa tersebut meraih medali perak. Siswa lainnya yakni Rizka Amalia Dwi Kartika meraih medali perunggu.

Gambar. Pengumuman Opsilon Mapel Astronomi dan PPKN

Gambar. Pengumuman Jenius Science Competition

Tim KIR (Karya Ilmiah Remaja) tidak mau ketinggalan. Ada tiga siswa berprestasi di dua ajang berbeda tingkat Nasional, yakni lomba esai tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Rukun Keluarga Bima Pulau Lombok yang diikuti oleh siswa dan mahasiswa seluruh Indonesia. Hasilnya siswa atas nama Syarifah Salsabila meraih medali perak dan Baiq Siti Balqis meraih medali perak. Ajang lainnya yang diraih oleh anggota ekskul KIR ini atas anama Shindy Aulia Kartika Sari meraih juara harapan 1 pada Lomba Essay Alfest.

Gambar. Pengumuman Lomba Esai RKB,(Kanan ke Kiri) Balqis dan Syarifah

Prestasi akhir kali ini oleh tiga orang anggota ekstrakurikuler Multimedia yakni pada Lomba Desain Poster tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Pertamina. Mereka meraih juara pertama (emas). Dengan nama team Mulmed Manda. Ketiga siswa tersebut adalah: Jabaringin Hasibuan, Live Salza A dan Ismi Salsabila M. Ketiganya merupakan tim yang solid yang kerap meraih juara tingkat nasional di berbagai even.

Seperti yang dituturkan oleh Jabaringin dan Salza berikut ini Lomba yang kami ikuti di Universitas Pertamina yaitu lomba poster. Nama event atau kegiatannya adalah Space Up 4.0 Competition. Event ini mempunyai banyak cabang lomba salah satunya lomba poster. Pendaftaran dimulai pada bulan Januari lalu. Tema lomba yakni "Youth SDGs Catalysator in Achieving Future Energy Resilience". Lomba poster ini dibagi menjadi tiga babak. Penyisihan, semifinal dan final.

Mereka mengaku sempat tidak percaya diri, karena tim lawan yang ada di lomba ini lumayan berat, poster dari tim lain juga bagus-bagus, kata Salza. Ketika masuk final, para finalis diwajibkan untuk membuat slide yang harus dipresentasikan di hadapan juri. Tim kami dapat urutan pertama dari 10 finalis untuk presentasi. Di babak final ini ada penilaian tersendiri dari masing masing juri. Ada tiga juri. Penilaian fokus pada tiga aspek, yaitu: desain, penyampaian materi dan materi itu sendiri, urai Jabaringin. Menurutnya, lomba Space Up 4.0 ini adalah lomba tingkat Nasional yang diikuti dari berbagai sekolah dari berbagai provinsi di Indonesia. Lawan yang paling berat itu dari Jakarta dan Bali, tuturnya. Tim yang solid dan kompak menjadi inti kemenangan tim Mulmed Manda ini.

Kejuaraan enam even ini menjadi modal dasar mereka untuk mencapai capaian-capaian spektakuler di masa yang akan datang. Selamat untuk anak-anak hebat. Teruslah mengukir prestasi dan menebar kebaikan, sampai kebaikan itu lelah mengikutimu.


Penulis: Siti Rahmi (Humas MAN 2 Mataram)

INFO TENTANG MAN 2 MATARAM JUGA BISA DILIHAT DI:

IG:Humas MAN 2 Mataram

FB:Humas MAN 2 Mataram

YT:Humas MAN 2 Mataram

Website: www.man2mataram.net

Email: humasman2mataram@gmail.com

share:

Tinggalkan Komentar Anda